Home /
Adab /
Akhlaq /
Akidah /
Biografi /
Fatwa /
Fiqih /
Manhaj /
Nasehat /
Jangan Rugikan Saudaramu Dengan Kebaikanmu
Saturday, August 8, 2020
Jangan Rugikan Saudaramu Dengan Kebaikanmu
🚇JANGAN RUGIKAN SAUDARAMU DENGAN KEBAIKANMU
Bagaimana jika saudaramu itu ada yang berjualan buah-buahan lalu kau sengaja bagikan buah-buahan gratis pada orang-orang di sekitarnya;
Dan berkata: “Rejeki itu takkan lari.”
Bagaimana jika saudaramu itu ada yang berjualan jasa pangkas rambut lalu kau sengaja buka pangkas rambut gratis di sekitarnya;
Sambil berkata: “Jangan mengambil upah dari jasa yang enteng seperti ini.”
Saudaramu berjualan barang dan jasa mungkin saja dalam keadaan butuh uang untuk menghidupi diri dan keluarganya lalu kau datang mengacaukan pelanggannya dengan barang gratis dan jasa gratis;
Sambil berkata: “Rejeki itu takkan lari” dan “Jangan pernah mengambil upah dari hal sepele seperti ini.”
Dan kini saudaramu ada yang membuka jasa hapus akun medsos lalu kau sengaja menjajakan jasa gratis di sekitarnya;
Sambil berkata: “Jangan pernah mengambil upah dari hal sepele seperti ini.”
Seandainya kau tahu sebuah riwayat:
Dari Abu Sa'id Sa'ad Ibnu Sinan Al Khudry radhiyallahu 'Anhu: Bahwasanya Rasulullah [ﷺ] bersabda:
{ لا ضرر ولا ضرار }
“Tidak boleh melakukan mudharat (sengaja) dan tidak boleh pula menyebabkan mudharat (tanpa sengaja).”
— [Hadits Hasan riwayat Ibnu Majah & Daruquthny, di shahih kan Syaikhul Albany dalam silsilatus shahihah]
Dari hadits inilah para Ulama meng ijma' kan satu kaedah pokok ilmu fiqih:
{ الضرر يُزال }
“Kemudharatan itu haruslah dihilangkan.”
Dan seandainya kau tahu bahwa mencintai saudaramu itu merupakan bagian dari kesempurnaan keimanan sebagaimana yang disabdakan Rasulullah [ﷺ] dalam hadits:
{ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيِه مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ }
“Tidaklah beriman dengan sempurna salah seorang dari kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
-- [HR. Bukhary & Muslim]
Lantas bagaimana kamu bisa mencintai saudaramu jika kamu sendiri merugikan usahanya???
Semoga Allah menunjuki mu kebenaran.
Wallahu a'lam.
--------------
Keterangan:
1. Pembuat status hanya menuliskan nasehat secara umum.
2. Pembuat status tidak pernah membuka jasa hapus akun.
⛓ bit.ly/Fw411203
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
✍🏻__ via bit.ly/3gHo4UB
Share this
Related Articles :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Paling Dilihat
-
🚇JUJURLAH DALAM MENILAI UCAPAN ❱ Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib hafizhahullah • لا تعوّد نفسك الاعتراض مباشرة لكل قول تبغضُ صاحبه. •...
-
🚇PENGERTIAN NIFAQ (KEMUNAFIKAN), JENIS-JENIS & PERBEDAANNYA Kemunafikan adalah; • menyembunyikan kebatilan • dan menampakkan keb...
-
❱ Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah ■ Dari sebagian manusia mencari-cari alasan dengan kemudahan islam (•) sehingga dia memboleh...
-
Disampaikan oleh ╰● Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad 'Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah › 01. Sesi 1 - Durasi: 1:42:28 › 02...
-
🚇INI ALASAN KENAPA AHLUL BID'AH & TOKOH PENYESAT UMAT LEBIH BERBAHAYA DARIPADA DAJJAL & ORANG KAFIR ❱ Dari Abu Dzar dia ber...
-
[🎙] Kajian Islam Ilmiyah Sorowako ≡ Disampaikan oleh ≡ › Al-Ustadz Muhammad as-Sarbini hafizhahullah [Kajian Tematik] 🚇PRAKTIK-PRA...
-
🚇KETIKA NASEHAT DAN DAKWAH SALAFIYYAH INI TELAH DIANGGAP SEBAGAI KOMANDO!! [ Mengingat-ingat Wasiat al-Imam Malik rahimahullah yang tel...
-
🚇MENGENAL KAIDAH JARH WA TA'DIL (➊) ❱ Berkata al-‘Allamah Rabi’ bin Hadiy al-Madkhaliy hafizhahullah: ■ Dan kebanyakan manusia, m...
-
❱ Asy-Syaikh ‘Ubaid bin ‘Abdillah al-Jabiri hafizhahullah [ Tanya ] Apakah jawaban “Aku tidak mengenalnya”, dan “Aku tidak menasehatkan ...
Blog Archive
-
▼
2020
(116)
-
▼
August
(7)
- [Video] Sikap Sesuai Syariat Di Kala Pandemi
- Inilah Manhaj Salafy .. Selalu Bersikap Ilmiyyah D...
- Peringatan Tentang Berbagai Kebatilan, Menjelaskan...
- [Video] Prinsip Pertemanan Di Dalam Islam
- Urgensinya Para Penyeru al-Haq Memperbanyak & Memp...
- Saudaraku, Jangan Biarkan Aku Berbuat Dzalim Pada ...
- Jangan Rugikan Saudaramu Dengan Kebaikanmu
-
▼
August
(7)

0 komentar
Post a Comment