Home /
Adab /
Akhlaq /
Akidah /
Biografi /
Fatwa /
Fiqih /
Manhaj /
Nasehat /
Adakah Di Masa Sekarang Benda-Benda Peninggalan Nabi [ﷺ]? Bila Ada, Bagaimana Cara Mencari Barakah Dengannya?
Wednesday, May 8, 2019
Adakah Di Masa Sekarang Benda-Benda Peninggalan Nabi [ﷺ]? Bila Ada, Bagaimana Cara Mencari Barakah Dengannya?
🚇ADAKAH DI MASA SEKARANG BENDA-BENDA PENINGGALAN NABI [ﷺ]? BILA ADA, BAGAIMANA CARA MENCARI BARAKAH DENGANNYA?
❱ Mufti: Al-Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
[ Pertanyaan ]
“Berdasarkan apa yang anda sebutkan tentang (bertabarruk/mencari barakah dengan) keringat Nabi [ﷺ], apakah masih tersisa sesuatu yang tsabit (tetap) dari sisa-sisa (peninggalan) beliau [ﷺ], seperti rambut beliau? Kalau memang ada didapati sedikit saja dari peninggalan beliau [ﷺ] bagaimanakah caranya untuk mencari barakah dengan benda tersebut?”
[ Jawaban ]
“Tidak didapati pada masa ini sedikit pun dari peninggalan beliau [ﷺ]. Orang yang mengklaim masih adanya sesuatu dari perkara tersebut (peninggalan Nabi [ﷺ]) maka dia seorang yang sangat pendusta lagi mengigau!
Kami pernah bepergian ke India dan kami dapati sekelompok manusia mengklaim bahwasanya mereka memiliki sebagian rambut Nabi [ﷺ]. Mereka itu pendusta dan di tengah-tengah mereka ada penipu. Dan kami melihat -aku mengira di Pakistan atau Bangladesh- sebuah masjid. Disebutkan: “Sesungguhnya di dalamnya ada (bekas) telapak kaki Nabi [ﷺ].”
Di Delhi, di sana ada masjid. Salah seorang imamnya berasal dari Bukhara. Dia sangat terkenal. Datang padanya orang-orang Eropa, wanita dan pria, hampir telanjang, mereka pergi ke sebuah tempat di masjid sang Bukhara ini. Mereka berkata: “Sesungguhnya di masjid ini ada bekas (telapak kaki) Nabi [ﷺ] yang dibangun seperti kubah di atasnya.” Maka engkau melihat para wanitanya tanpa ada rasa malu, sedangkan kaum prianya berkumpul menyaksikan dari dekat telapak kaki Nabi [ﷺ]. Maka aku melihat kemungkaran ini dan aku pun mendatangi imam tersebut, aku menasehatinya. Aku katakan padanya: “Anda mengklaim bahwasanya Nabi [ﷺ] datang ke tempat ini dan ini bekas (kaki) beliau?” Dia berkata padaku: “Orang-orang berkata begini dan begitu.”
Aku katakan padanya: “Wahai saudaraku, kita telah membaca sejarah dan kita mengetahui bahwasanya Rasulullah [ﷺ] mi'raj ke langit. Beliau pergi (berhijrah) dari Makkah menuju Madinah, beliau pergi melakukan peperangan menuju tempat-tempat yang telah dikenal. Beliau pergi (berperang) menuju Tabuk. Akan tetapi tidak kita dapati dalam sejarah bahwasanya Rasulullah [ﷺ] datang ke Delhi dan berdiri di tempat ini!!” Maka dia pun tergagap (menjawabnya). Kemudian aku berbicara dengan ayahnya ketika dia datang. Dan saat itu bersamaku ada seorang ikhwan Salafy yang menerjemahkan. Dia berkata: “Ini omong kosong.”
Kemudian ikhwan Salafy yang bersamaku dulu mengabariku, dia berkata: “Ketika Raja Su'ud rahimahullah mengunjungi India dan mendatangi Benares, pusat dari berhala-berhala dan patung-patung, kota ini di sisi mereka seperti Makkah. Benares ini di dalamnya banyak sekali berhala, demikianlah. Ketika mereka mendengar beliau akan berkunjung, mereka menutupi berhala-berhala tersebut, mereka menutupinya, demi Allah. Bagaimana bisa? Karena segan dan takut (terhadap) tauhid.”
Kemudian beliau mendatangi masjid tersebut dan shalat di dalamnya. Mereka berkata pada beliau: “Di sini ada telapak kaki Nabi [ﷺ].” Maka beliau pun berlalu (tidak peduli) dan mengetahui bahwasanya hal itu khurafat.
Seorang muwahhid (orang yang bertauhid), dia memiliki bashirah (ilmu), dia memiliki kecerdasan. Sedangkan ahlul bid'ah pada mereka ada kedunguan dan ketololan atau kesesatan -barakallahu fiykum-. Maka klaim-klaim seperti itu banyak. Di Turki mereka mengklaim ada rambut beliau [ﷺ]. Sebagian mereka mengklaim bahwasanya Mushhaf Ali radliyallahu 'anhu yang beliau tulis dengan tangan beliau sendiri ada (pada mereka) dan seterusnya. Ini adalah kedustaan.
Sunnatullah pada sesuatu bahwasanya hal itu akan habis dan berakhir, sunnatullah yang Allah Subhanahu wa Ta'ala telah tetapkan.
📚[Fatawa Fil 'Aqidah wal Manhaj al-Halqah al-Ula]
Url: http://bit.ly/Fw400901
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Sumber: TG @GoresanFawaid / Dari Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS) - Alih Bahasa: Abu Abdillah Rahmat - Muraja'ah: Al-Ustadz Kharisman hafizhahullah / Dari: Rabee•Net { http://bit.ly/2VKz8ZZ }
Share this
Related Articles :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Paling Dilihat
-
🚇DAFTAR ASATIDZAH SALAFY INDONESIA Ibnu Sirin rahimahullah berkata: “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama maka lihatlah kepada siapa engk...
-
🚇SIAPAKAH KHAWARIJ ITU? ❱ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah (Mufti Kerajaan Arab Saudi Terdahulu) [ Pertanyaan ] Siapakah ...
-
🚇BAGAIMANAKAH KAIDAH MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA? ❱ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanyakan: ...
-
🚇SANAD TERMASUK BAGIAN DARI AGAMA ❱ Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan hafizhahullah [※] Tanpa sanad seseorang bisa menga...
-
🚇SIKAP SEORANG YANG BERILMU SAAT TERJADI FITNAH (i) ❱ Asy-Syaikh Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata: { فالعالم الحاذق ا...
-
🚇JUJURLAH DALAM MENILAI UCAPAN ❱ Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib hafizhahullah • لا تعوّد نفسك الاعتراض مباشرة لكل قول تبغضُ صاحبه. •...
-
🚇HIKMAH DI BALIK DITAHDZIRNYA AHLUL BID'AH ❱ Telah dikatakan kepada Yusuf bin Asbath:[¹] { ﺃﻣﺎ ﺗﺨﺎﻑ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﻫﺬﻩ ﻏﻴﺒﺔ !!! } “Ken...
-
🚇WASIAT AL-IMAM RABI' BIN HADI AL-MADKHALI HAFIZHAHULLAH KEPADA AHLUSSUNNAH & DUKUNGAN AGAR BERGABUNG DI BAWAH PANJI KHALIFA HAFT...
-
🚇ASY-SYAIKH RABI' BIN HADY: “(JALAN DR. MUHAMMAD BIN HADY) LEBIH BURUK DARI HADDADIYYAH.” 🔥BARU🔥 (09/09/1439H) Malam ini yang ...
-
🚇RINGKASAN HIKAYAT PARA DA‘I PENGOBAR FITNAH ❱ Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwy azh-Zhafiry hafizhahullah ■ [ 1 ] Babak Pertama: Mengoba...
Blog Archive
-
▼
2019
(167)
-
▼
May
(13)
- Figur Teladan Mereka Adalah Khilafah Utsmaniyah!! ...
- Tidaklah Memuji Khawarij Kecuali Dia Seorang Khariji
- Mematahkan Syubhat Khawarij Provokator Dan Kaum Re...
- Perintah Untuk Mentauhidkan Allah & Menjauhi Thagh...
- Ahlus Sunnah Bergembira Dengan Matinya Tokoh Ahli ...
- Dua Jenis Manusia Yang Wajib Dimuliakan Dalam Islam
- Salafush Shalih Teladan Kita Ketika Terjadi Persel...
- Pondasi Persatuan Yang Hakiki
- Ringkasan Hikayat Para Da‘i Pengobar Fitnah
- Prinsip Dalam Mengambil Ilmu & Solusi Dalam Mengha...
- Berapa Jarak Antara Dua Kaki Seorang Yang Shalat (...
- Adakah Di Masa Sekarang Benda-Benda Peninggalan Na...
- Menjawab Syubhat Penyembah Kubur, “Bahwa Nabi [ﷺ] ...
-
▼
May
(13)
0 komentar
Post a Comment