Home /
Adab /
Akhlaq /
Akidah /
Biografi /
Fatwa /
Fiqih /
Manhaj /
Nasehat /
Ketegasan Para Ulama Salaf Mengikapi Orang Yang Duduk Bermajelis Dengan Ahlul Bid'ah & Ahlul Ahwa, Serta Melarang Dari Mendengarkan (Kaset & Ceramah) Mereka Dan Juga Membaca Kitab-kitab Mereka
Sunday, October 14, 2018
Ketegasan Para Ulama Salaf Mengikapi Orang Yang Duduk Bermajelis Dengan Ahlul Bid'ah & Ahlul Ahwa, Serta Melarang Dari Mendengarkan (Kaset & Ceramah) Mereka Dan Juga Membaca Kitab-kitab Mereka
đKETEGASAN PARA ULAMA SALAF MENGIKAPI ORANG YANG DUDUK BERMAJELIS DENGAN AHLUL BID'AH & AHLUL AHWA, SERTA MELARANG DARI MENDENGARKAN (KASET & CERAMAH) MEREKA DAN JUGA MEMBACA KITAB-KITAB MEREKA
[âïž] (â)
((đ„)) Al-Fudlail bin Iyyadl berkata:
| âSiapa yang duduk dengan ahli bidâah maka berhati-hatilah darinya dan siapa yang duduk dengan ahli bidâah tidak akan diberi al-Hikmah. Dan saya ingin jika antara saya dan ahli bidâah ada benteng dari besi yang kokoh. Dan saya makan di samping yahudi dan nashrani lebih saya sukai daripada makan di sebelah ahli bidâah.â [Al-Lalikai, 4/638 nomor 1149]
((đ„)) Hanbal bin Ishaq berkata, saya mendengar Abu Abdillah (Imam Ahmad) berkata:
| âTidak pantas seseorang itu bersikap ramah kepada ahli bidâah, duduk dan bergaul dengan mereka.â [Al-Ibanah, 2/475 nomor 495]
((đ„)) Dari Habib bin Abi az-Zabarqan ia berkata, Muhammad bin Sirin apabila mendengar ucapan ahli bidâah, menutup telinganya dengan jarinya kemudian berkata:
| âTidak halal bagiku mengajaknya berbicara sampai ia berdiri dan meninggalkan tempat duduknya.â [Al-Ibanah, 2/473 nomor 484]
((đ„)) Seorang ahli ahwaâ berkata kepada Ayyub as-Sikhtiyani:
| âHai Abu Bakr, saya ingin bertanya tentang satu kalimat.â
Beliau menukas -sambil berisyarat dengan jarinya-:
| âTidak, meskipun setengah kalimat. Tidak, meskipun setengah kalimat.â [Al-Ibanah 2/447, nomor 402]
((đ„)) Imam Ahmad berkata dalam risalahnya untuk Musaddad:
| âJangan kamu bermusyawarah dengan ahli bidâah dalam urusan agamamu dan jangan jadikan dia teman dalam safarmu (bepergian).â [Al-Adabus Syariâah Ibnu Muflih, 3/578]
((đ„)) Ibnul Jauzy berkata:
| âAllah, Allah. Janganlah berteman dengan mereka ini (ahli bidâah). Dan wajib kamu cegah anak-anak kecil bergaul dengan mereka agar jangan terpatri sesuatu (perkara bidâah) dalam hati mereka dan jadikan mereka sibuk (mempelajari) hadits-hadits Rasulullah Shallallahu âAlaihi Wa Sallam agar watak mereka terbentuk di atasnya.â [Ibid. 3/577-578]
((đ„)) Imam al-Barbahary berkata:
| âApabila tampak bagimu satu perkara bidâah pada seseorang maka jauhilah dia sebab sesungguhnya yang dia sembunyikan darimu jauh lebih banyak dari yang dia tampakkan.â [Syarhus Sunnah, hal. 123 nomor 148]
Dan kata beliau:
| âPerumpamaan ahli bidâah itu seperti kalajengking, mereka menyembunyikan kepala dan badan mereka di dalam tanah dan mengeluarkan ekornya maka jika mereka telah mantap dengan posisinya maka mereka menyengat mangsanya. Demikian pula ahli bidâah, mereka menyembunyikan bidâah di tengah-tengah manusia lalu apabila mereka telah mantap dengan kedudukannya mereka sampaikan apa yang mereka inginkan.â [Thabaqat Hanabilah, 2/44]
Saya (Jamal bin Farihan) katakan,
| âDemikianlah keadaan Ikhwanul Muslimin (dan kelompok dakwah sempalan lainnya, pent.) mereka mencari kedudukan dan jika telah mantap posisi mereka maka mulailah mereka melancarkan tindakan-tindakan dalam menyelisihi Ahlus Sunnah.â
đ[Kilauan Mutiara Hikmah Dari Nasihat Salaful Ummah, terjemah dari kitab Lamudduril Mantsur minal Qaulil Maâtsur, karya Syaikh Abu Abdillah Jamal bin Furaihan al-Haritsi, Alih bahasa: Al-Ustadz Idral Harits, Pengantar Al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed hafizhahumallah]
[âïž] (â)
((đ„)) Al-Imam Abu âUtsman Ismail Ash Shabuni rahimahullah mengatakan -ketika menerangkan sikap dan pendirian Salafus Shalih terhadap bidâah dan Ahlul Bidâah-:
âSalafus Shalih
| membenci Ahlul Bidâah yang (mereka itu) mengada-adakan perkara baru dalam agama ini yang (justru) bukan berasal dari agama itu sendiri.
Salafus Shalih
| tidak mencintai Ahlul Bidâah,
| tidak mau bersahabat dengan mereka,
| tidak mendengar perkataan mereka,
| tidak duduk bermajelis dengan mereka,
| tidak berdebat dengan mereka dalam masalah agama,
| bahkan tidak mau berdialog dengan mereka.
Salafus Shalih
| selalu menjaga telinga jangan sampai mendengar kebathilan Ahlul Bidâah yang dapat menembus telinga dan membekas di dalam hati, dan akhirnya menyeret segala bentuk was-was dan pemikiran-pemikiran yang rusak.â [Aqidah Salaf Ashabul Hadits, hal. 114-115]
((đ„)) Dan mengenai sikap terhadap mereka (Ahlul Bidâah) ini, Allah Taâala berfirman:
| âDan jika kamu melihat orang-orang yang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka mengadakan pembicaraan yang lain.â [Al Anâam: 68]
((đ„)) Syamsuddin Abu âAbdillah Muhammad bin Muflih, mengatakan:
| âDan adalah Salafus Shalih itu selalu melarang manusia duduk bermajelis dengan Ahlul Bidâah, membaca kitab-kitab mereka, dan memperhatikan ucapan mereka.â [Al-Adabus Syariâah, 1/125]
((đ„)) Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
| âTidak perlu adanya jaminan (minta izin) untuk membakar buku-buku sesat dan memusnahkannya.â [Ath-Thariq al-Hakimiyah, hal. 227]
Fatwa Syaikh Shalih Fauzan
((đ„)) Syaikh ditanya:
| âBagaimana pendapat yang haq (benar) tentang orang yang membaca buku-buku bidâah dan mendengar kaset-kaset ceramah mereka (Ahlul Bidâah)?â
Beliau mengatakan:
| âTidak boleh membaca buku-buku bidâah, mendengar kaset-kaset mereka kecuali orang-orang yang ingin membantah dan menerangkan kesesatan mereka kepada ummat.â [Al-Ajwibah al-Mufidah, hal. 70]
Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadiâi
Tentang bolehnya membakar kitab al-Khuthuth al-âAridlah âAbdur Razzaq as-Sayaji ini, Syaikh mengatakan (dalam kaset Min Waraâi At Tafjirat fi Ardlil Haramain) beberapa fatwa tentang kitab ini, diantaranya boleh membakar kitab ini (yakni kitab Khuthuth al-âAridlah). Dan Syaikh juga mengingatkan agar kita berhati-hati dari Majalah as-Sunnah yang diterbitkan oleh Muhammad as-Surur. Beliau menyebutkan bahwa majalah ini lebih pantas dinamakan dengan Majalah al-Bidâah.
... Dan majalah ini âdengan berbagai dalil yang mereka keluarkanâ justeru menyimpang jauh dari as-Sunnah dan Manhaj Salafus Shalih. Seandainya mereka memang âsungguh-sungguhâ mengajak ummat untuk kembali berpegang dan mengamalkan Sunnah dengan benar, maka salah satu ciri daâi yang mengajak kepada (pengamalan) as-Sunnah itu adalah mencintai Ahlus Sunnah dan para âUlamanya.
((đ„)) Abu âUtsman Ismaâil ash-Shabuni mengatakan (menukil dari Abu Hatim ar-Razi rahimahumallah):
| âTanda-tanda (ciri-ciri) Ahlul Bidâah adalah cercaan mereka terhadap Ahlul Atsar (Ahlul Hadits).â [Aqidah Salaf Ashabul Hadits, hal. 118]
((đ„)) Imam Ahmad bin Sinan rahimahullah mengatakan :
| âTidak ada satupun Ahlul Bidâah di dunia ini melainkan ia pasti membenci Ahlul Hadits. Dan jika seseorang berbuat satu saja kebidâahan, niscaya tercabutlah manisnya hadits Rasulullah dari dalam hatinya.â [Ibid, hal. 116]
Url: http://bit.ly/Fw400205 { Judul & Suntingan dari Admin }
đźâąâąâąâą|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Sumber: Situs SalafyâąOrâąId
(â) https://goo.gl/7V2ekV
(â) https://goo.gl/8FNK96
Share this
Related Articles :
Wapadalah!! Bahaya Mengolok-Olok Ajaran Agama & Sunnah Nabi [ï·ș] đWAPADALAH!! BAHAYA MENGOLOK-OLOK AJARAN AGAMA & SUNNAH NABI [ï·ș] Istihzaâ (mengolok-olok) Sunnah (ajaran) Nabi [ï·ș] berarti men ...
Jujurlah Dalam Bermanhaj - Nasehat untuk Ikhwah yg Terkesima dengan Dakwah RodjaTV/YufidTV & yg semisal dengan mereka - đJUJURLAH DALAM BERMANHAJ - Nasehat untuk Ikhwah yg Terkesima dengan Dakwah RodjaTV/YufidTV & yg semisal dengan mereka - âąâą{ ï·œ ...
Tanda-Tanda Ahlussunnah .. Ketaatan Mereka Kepada Pemerintah Kaum Muslim đTANDA-TANDA AHLUSSUNNAH .. Ketaatan Mereka Kepada Pemerintah Kaum Muslimin Berkata al-Imam al-Hasan ibn âAli ibn Khalaf al-Barbah ...
Enam Golongan Orang Yang Mengucapkan { Kami Bersama Ulama' Kibar } đENAM GOLONGAN ORANG YANG MENGUCAPKAN { KAMI BERSAMA ULAMA' KIBAR } :: 01 :: â± Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiriy (hafizhahullah) ditany ...
Bersaksilah Dengan Kejujuran & Jangan Khianat Wahai Penyeru Kebenaran đBERSAKSILAH DENGAN KEJUJURAN & JANGAN KHIANAT WAHAI PENYERU KEBENARAN { Akuilah Jika Telah Terjatuh Pada Kesalahan, Kezhalima ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Paling Dilihat
-
đDAFTAR ASATIDZAH SALAFY INDONESIA Ibnu Sirin rahimahullah berkata: âSesungguhnya ilmu ini adalah agama maka lihatlah kepada siapa engk...
-
đSIAPAKAH KHAWARIJ ITU? â± Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah (Mufti Kerajaan Arab Saudi Terdahulu) [ Pertanyaan ] Siapakah ...
-
â± Asy-Syaikh al-âAllamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-âUtsaimin rahimahullah Bismillahirrahmanirrahim â Perlu diketahui bahwa mutabaâ...
-
đSANAD TERMASUK BAGIAN DARI AGAMA â± Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan hafizhahullah [â»] Tanpa sanad seseorang bisa menga...
-
đHUKUM IKHTILATH LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN [ Soal ] Al-Lajnah ad-Daa'imah lil iftaa' ditanya: âApa yang dikatakan oleh syari...
-
đJUJURLAH DALAM MENILAI UCAPAN â± Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib hafizhahullah âą Ùۧ ŰȘŰčÙÙŰŻ ÙÙŰłÙ Ű§ÙۧŰčŰȘ۱ۧ۶ Ù ŰšŰ§ŰŽŰ±Ű© ÙÙÙ ÙÙÙ ŰȘŰšŰșŰ¶Ù Ű”Ű§ŰŰšÙ. âą...
-
đASY-SYAIKH RABI' BIN HADY: â(JALAN DR. MUHAMMAD BIN HADY) LEBIH BURUK DARI HADDADIYYAH.â đ„BARUđ„ (09/09/1439H) Malam ini yang ...
-
đBAGAIMANAKAH KAIDAH MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA? â± Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanyakan: ...
-
đRINCIAN MENDAKWAHI AHLUL BIDâAH (MUBTADIâAH) â± Asy-Syaikh âAllamah Rabiâ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah Asy-Syaikh Abu âUtsman I...
Blog Archive
-
âŒ
2018
(256)
-
âŒ
October
(25)
- Harus Lebih Tegas Menyikapi Kelompok al-Qo'adiyyah...
- Bolehkah Orang Awam Menyampaikan Tahdzir Ulama
- Kaum Provokator Teroris Khawarij Adalah Sejelek Je...
- Pentingnya Mengetahui Kesesatan Kelompok-Kelompok ...
- Mutalawwin Adalah Jelmaan Sururiyyin!!!
- Keutamaan Ilmu al-Jarh wat Ta'dil
- Ikhwanul Muslimin & Kelompok Suruririyyah Turatsiy...
- Keberkahan Bersama Para 'Ulama Kibar
- Para Ulama Kibar Menjadi Tempat Kembali (Mendapatk...
- Keutamaan Orang Yang (Jujur & Benar) Taubatnya, Ke...
- [AUDIO] Syarhus Sunnah Lil Muzani Rahimahullah - A...
- [AUDIO] Mengambil Ibrah Dari Musibah Yang Melanda ...
- [AUDIO] Kembalilah Kepada As-Sunnah & Tinggalkanla...
- [VIDEO] Menyingkap Wara' Dusta Orang Yang Alergi B...
- Sikap Yang Benar Bagi Ahlul Haq Ketika Mendapatkan...
- Ambillah Ilmu Dari Ulamaâ Terpercaya dan Jangan Me...
- Keselamatan Aqidah Dan Manhaj Adalah Barometernya
- Ketegasan Para Ulama Salaf Mengikapi Orang Yang Du...
- Ahlussunnah Meyakini Ahlul Bid'ah Ahlul Ahwa Lebih...
- Manhaj Tahdzir Merupakan Kebiasaan Salafush Shalih...
- #MenolakLupa #JarhMufassar #EdisiMushafiqah - Pers...
- Bukan Karena Tahdzir Serampangan, Tapi Karena Manh...
- Upaya Ulama Sunnah Menghadang Ummat & Pemerintah D...
- Salafy Tidak Akan Mengikuti Jalan Revolusi Untuk M...
- Apakah Mendiamkan Kesalahan Merupakan Sikap Hikmah
-
âŒ
October
(25)
0 komentar
Post a Comment